Friday, 19 October 2018

Mengenali Diri Sendiri

          Haii..kembali lagi di blog saya, tulisan blog saya kali ini melanjutkan pada materi yang saya soroti sebelumnya, kali ini yaitu tentang prinsip kemerdekaan menurut Ki Hajar Dewantara pada bukunya tersebut beliau menyebutkan bahwa salah satunya yaitu mengatur diri sendiri. 
Ketika seseorang itu dapat mengatur diri sendiri, tentunya seseorang tersebut sebelumnya juga perlu mengenali dirinya sendiri. 
mengenali diri sendiri itu tak luput dengan kata identitas dan personality, keduanya ini memiliki perbedaan.Ketika kita mengenali diri sendiri, perlu kita tanamkan adanya kesadaran untuk mengenali diri sendiri dimana mengenali diri sendiri merupakan awal dari sadar pendidikan.
Mengatur diri sendiri, menurut Ki Hajar Dewantara manusia adalah titah Tuhan atas raga kasar dan raga halus atau raga jasmani dan raga rohani. Raga jasmani dan raga rohani merupakan satubkesatuan yag tidak dapat terpisahkan. Dengan demikian perlunya mengenali diri sendiri. Kesadaran pengelolaan atau tarbiyah lahir dari kesadaran diri sendiri. Dari kesadaran diri sendiri itulah seseorang akan mengenal Tuhan-Nya.
          Mengenali diri sendiri bukanlah hal yang mudah. Seringkali kita dengan mudah menilai orang lain, akan tetapi sulit untuk menilai diri sendiri. Untuk itu perlu rasa kesadaran untuk mengenali dirinya sendiri. Secara rohani manusia sekarang menurun karena tidak seimbangnya perkembangan IQ,EQ, dan SQ. 


https://julianindahp30.blogspot.com/2018/10/review-pendidikan-nasional.html?m=1 https://sinaumenmbener.blogspot.com/2018/10/manusia-titah-gusti-alllah.html Https://gurumuda18.blogspot.com/2018/10/titah-manusia-dan-diri-sendiri.html https://faridawidyastutik.blogspot.com/2018/10/pendidikan-karakter.html?m=1 https://yulianapuspitasari95.blogspot.com/2018/10/mengenali-diri-sendiri.html?m=1 http://desyerviana02.blogspot.com/2018/10/ki-hajar-dewantara-bapak-pendidikan-2.html?m=1 anugrahilmuku.blogspot.com/2018/10/normal-0-false-false-false-in-x-none-x_18.html?m=1 https://melindapangestika.blogspot.com/2018/10/mengenali-diri-sendiri.html https://riistha.blogspot.com/2018/10/mengenal-diri-sendiri.html https://ririspipit.blogspot.com/2018/10/melanjutkan-tulisan-saya-yng.html https://fidamore.blogspot.com/2018/10/mengenali-diri-sendiri.html https://dwinuvita.blogspot.com/2018/10/review-pembelajaran-kesadaran_18.html?m=1 https://pahleviardian532.blogspot.com/2018/10/manusia-sebagai-tinta-tuhan.html?m=1 http://doelgemok.blogspot.com/2018/10/mengenali-diri-atau-mengatur-diri.html https://putricandra30.blogspot.com/2018/10/mereview-pendidikan-nasional.html?m=1 https://intannurmapertiwi.blogspot.com/2018/10/ki-hajar-dewantara-kesadaran-mengenali.html?m=1 http://ninuland.blogspot.com/2018/10/kesadaran-melihat-diri-sendiri.html?m=1 https://ulfahfitriasetiyani.blogspot.com/2018/10/mengatur-diri-sendiri-managing-oneself.html https://rischadwiarianti.blogspot.com/2018/10/pada-hari-selasa-16-oktober-2018.html?m=1 https://istikholah2112.blogspot.com/2018/10/mengenal-diri-sendiri-berarti-mengenal.html?m=1 https://vitafaz.blogspot.com/2018/10/mengatur-diri-sendiri.html?m=1 https://haniffaizahh.blogspot.com/?m=1 https://lisaarianadewi.blogspot.com/2018/10/manusia-adalah-titah-tuhan-terdiri-atas.html?m=1 https://dhitafajarsetyarini.blogspot.com/2018/10/pada-waktu-perkuliahan-minggu-kemarin_19.html?m=1 Https://anditadp.blogspot.com/2018/10/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html https://apinz97.blogspot.com/2018/10/manusia-adalah-titah-tuhan-yme-menurut.html https://adesitadeodora.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-3.html https://anggitanurohmahnoviyanti.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-3.html https://nurularrifah.blogspot.com/2018/10/memaknai-kesadaran-diri.html?m=1 https://nurulkhoimah.blogspot.com/2018/10/mengenal-diri-sendiri-selasa18-oktober.html https://elisae552.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-part-3.html?m=1 https://myvebjwuo.blogspot.com/2018/10/identitas-diri.html https://dickajohanagustina23.blogspot.com/2018/10/pentingnya-pendidikan-untuk-diri-sendiri.html https://indonesiamasakinii.blogspot.com/2018/10/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html?m=1 https://esttitihapsari.blogspot.com/2018/10/mengenal-pendidikan-pada-kesempatan.html?m=1 

Thursday, 4 October 2018

Pejuang Pendidikan di Indonesia

Mendengar nama tokoh " Ki Hajar Dewantara " pada ulasan materi pertemuan ketiga yang dilontarkan langsung oleh Bapak Moh Aniq KHB, S.Pd.,M.Hum. di kesempatannya beliau memberikan jamuan dengan sebuah buku yag dibawanya yaitu yang berjudul "Karya Ki Hajar Dewantara" beliau menggaris besarkan atau mendasari  pada Ki Hajar Dewantara.
Dalam tulisan ini hal yang akan saya soroti pada reportase kali ini adalah  tokoh dalam dunia pendidikan "Ki Hajar Dewantara". Pada awal ulasannya, Bapak Aniq mengatakan kenapa memilih buku yang berjudul Karya Ki Hajar Dewantara, kenapa tidak mengulas buku-buku yang lainnya karena pada buku Karya Ki Hajar Dewantara itu karena perannya merupakan salah tokoh yang sangat berpengaruh pada dunia pendidikan karena buku karangan Ki Hajar Dewantara jadi referensi di negara Finlandia, di negara kita buku itu tidak dibaca. Di Finlandia merupakan negara maju nomor satu dalam sektor pendidikan di dunia. Karena, Ki Hajar Dewantara ini orang lokal di negara Indonesia maka dari itu kita harus lebih mengetahui dan mempelajari ilmu-ilmu dari beliau.
Ki Hajar Dewantara merupakan sosok tokoh nasional yang tak hanya mewariskan kemerdekaan saja, tetapi pendidikannya beliau wariskan. Sosok Ki Hajar Dewantara ini telah banyak menuangkan gagasan pikirannya dalam bentuk tulisan, salah satu karyanya yaitu dengan buku yang berjudul "Karya Ki Hajar Dewantara" bagian pertama PENDIDIKAN, secara ringkas pada buku tersebut terbagi menjadi 8 (delapan) Bab yaitu :
Di kita, buku itu tidak dibaca, tetapi mereka (Finlandia) sudah mempraktikkan dan mempesona dunia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anies: Buku Ki Hadjar Dewantara Jadi Referensi di Finlandia, di Kita Tak Dibaca", https://edukasi.kompas.com/read/2014/12/01/1304046/Anies.Buku.Ki.Hadjar.Dewantara.Jadi.Referensi.di.Finlandia.di.Kita.Tak.Dibaca.
Penulis : Andri Donnal Putera
  1. Pendidikan Nasional
  2. Politik Pendidikan
  3. Pendidikan Kanak-Kanak
  4. Pendidikan Kesenian
  5. Pendidikan Keluarga
  6. Ilmu Jiwa
  7. Ilmu Adab
  8. Bahasa. 
Dalam pembahasan di kelas waktu lalu baru terulas sampai pada Pendidikan Nasional, apa sih pendidikan nasinal itu,? pendidikan nasional itu lahir dari rasa kemerdekaan yaitu dengan memahami keterbatasan atau batas-batasnya dengan otonomi diri/ kemandirian. Dalam arti Kemerdekaan atau Independence/fredom itu merupakan ada kesadaran dalam dirinya(masing-masing individu).
Analoginya yaitu seperti ibarat pemain sepak bola, sang pemain bebas mengatur akan tetapi sebebas-bebasnya itu tetap ada aturannya. Sebuah epilog, pendidikan hanyalah ‘tuntunan’ di dalam hidup berkembangnya anak, berarti bahwa hidup tumbuhnya anak itu terletak diluar kecakapan perlakukan anak  layaknya benda hidup yang tumbuh menurut kodratnya sendiri, sebuah analogi seorang petani  yang tengah menanam padi  petani tersebut hanya dapat menuntun tumbuhnya padi, oleh karenanya petanipun harus tunduk pada kodratnya padi. Begitu juga manusia, karena manusia merupakan bagian dari makhluk yang terbatas, maka cara berpikirnya jangan sampai memutlakkan sesuatu.  
Tiga macam intinya yaitu berdiri sendiri, tidak tergantung pada orang lain, dan dapat mengatur dirinya sendiri, maksudnya yaitu menjadi koredor utama dalam undang-undang dasar 1945.
Untuk melanjutkan pembahasan ini akan saya tulis setelah materi pertemuan selanjutnya, yaitu tentang 'Pemikiran Ki Hajar Dewantara' apa saja itu :
  • Momong - Among - Ngemong
  • Tetep - Antep - Mantep
  • Ngandel - Kandel - Kendel - Bandel
  • Ning  - Nang - Ning - Nung
Akan tetapi untuk uraian pembahasannya akan saya tulis pada laporan reportase selanjutnya yaa..hehee
Mungkin itu sedikit ulasan yang bisa saya tulis, apabila ada saran, masukan, atau tambahan bisa kalian tulis di kolom komentar di bawah ini.
Semoga bermanfaat, Thank you...


https://gurumuda18.blogspot.com/2018/10/yuh-adil-jujur-dalam-hidup.html?m=1 sinaumenmbener.blogspot.com/2018/10/tokoh-lokal-yang-menjadi-gurunya.html https://yulianapuspitasari95.blogspot.com/2018/10/indonesia-punya-ki-hajar-dewantara.html?m=1 http://riistha.blogspot.com/2018/10/tokoh-pendidikan-indonesia.html https://apinz97.blogspot.com/2018/10/pendidikan-indonesia-pertemuan-3-2.html?m=1 http://anditadp.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-eps-2.html?m=1 http://ririspipit.blogspot.com/2018/10/p-endidikannasional-h-ello-readers.html http://faridawidyastutik.blogspot.com/2018/10/filsafat-pahlawan-pendidikan-ki-hajar.html?m=1 https://pahleviardian532.blogspot.com/2018/10/pendidikan-di-indonesia.html?m=1 http://dwinuvita.blogspot.com/2018/10/pergikeluar-negeri-itu-seperti.html https://istikholah2112.blogspot.com/2018/10/pendidikan-indonesia.html?m=1 http://lisaarianadewi.blogspot.com/2018/10/belajar-dari-ki-hajar-dewantara-ki.html?m=1 http://intannurmapertiwi.blogspot.com/2018/10/ki-hajar-dewantara.html?m=1 https://indonesiamasakinii.blogspot.com/2018/10/point-ii-selamat-datang-di-blogini-lagi.html?m=1 https://15120480dhitafajarsetyarini.blogspot.com/2018/10/review-perkuliahan-filsafat-pendidikan.html?m=1 http://ninuland.blogspot.com/2018/10/thing-globally-act-locally.html?m=1 http://masamah08.blogspot.com/2018/10/pejuang-pendidikan-di-indonesia.html
http://fidamore.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html https://haniffaizah97.blogspot.com/?m=1 http://julianindahp30.blogspot.com/2018/10/ki-hajar-dewantara.html https://melindapangestika.blogspot.com/2018/10/tokoh-indonesia.html anugrahilmuku.blogspot.com/2018/10/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html?m=1 http://putricandra11.blogspot.com/2018/10/pada-kesempatan-kali-ini-saya-akan.html?m=1 https://myvebjwuo.blogspot.com/2018/10/pendidikan-di-indonesia.html http://nurulkhoimah.blogspot.com/2018/10/pendidikan-selasa2-oktober-2018-1620.html https://ulfahfitriasetiyani.blogspot.com/2018/10/mengapaki-hadjar-dewantara-berkaitan.html https://nurularrifah.blogspot.com/2018/10/pemikiran-dari-ki-hajar-dewantara.html?m=1 http://rischadwiarianti.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1 https://vitafaz.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan.html?m=1 http://adesitadeodora.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-2.html http://anggitanurohmahnoviyanti.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-2.html http://esttitihapsari.blogspot.com/2018/10/nasional-meneladani-tokoh-lokal-yang.html?m=1 https://ikasurya15.blogspot.com/2018/10/ki-hajar-dewantara.html?m=1 https://elisae552.blogspot.com/2018/10/filsafat-pendidikan-part-2.html?m=1#more http://nuriliskarima10.blogspot.com http://nuriliskarima.blogspot.com http://desyerviana02.blogspot.com/2018 http://desyerviana02.blogspot.com/2018/09/ https://wwwblogger.com/blogger.g?blogID=4092988438325533473#editor/target=post;ID7727377634057953723;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postnameKumalasiwiputri.blogspot.com/2018/10/ki-hajar-dewantara-sang-pelopor.html doelgemok.blogspot.com.


Thursday, 27 September 2018

Keistimewaan Wanita


Why is that Woman Special ? 
Hallo gaes, welcome to my blog...
Mendengar kata "Wanita" yang terlintas dalam benak saya pertama kali adalah tertuju pada IBU. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas mengenai seorang wanita, hal inilah yang menjadi sorotan utama pada sebuah reportase laporan hasil mata kuliah "Filsafat Pendidikan" pada hari Selasa, 25 September 2018 yang diampu langsung oleh Bapak Moh Aniq KHB, S.Pd.,M.Hum. Kata wanita kalau dalam bahasa Jawa terbentuk dari dua kata yaitu Wani dan Tata. Wani sendiri yang berarti berani dan Tata yang berarti teratur. Dua kata bahasa jawa ini mengandung dua pengertian yang berbeda. Pertama, Wani ditata yang artinya berani (mau) diatur. Dan yang kedua, Wani nata yang artinya berani mengatur. Pengertian kedua ini mengindikasikan bahwa perempuan juga perlu pendidikan yang tinggi untuk bisa memerankan dengan baik peran ini. Oleh karena itu, di masa yang sudah modern ini, para wanita tidak lagi mengalami proses pingit, tidak boleh sekolah, tidak boleh bekerja dan sebagainya. Wanita masa kini memiliki kesempatan yang sama dengan pria untuk cerdas, maju dan bahagia. Ada yang bilang, emansipasi wanita kadang suka kebablasan, sehingga tidak sedikit yang beranggapan bahwa wanita sering melupakan kodratnya. Padahal sebenarnya, seorang wanita tetap bisa bahagia dan menjadi hebat tanpa melupakan kodratnya. Jika kita mencoba menghitung berapa besarnya jumlah keistimewaan wanita dalam Islam, tak kan terhitung memang, salah satunya yaitu Surga itu berada ditelapak kaki ibu oleh karenanya seorang anak wajib taat dan patuh pada ibunya, karena ridhonya seorang ibu adalah ridhonya Allah. Balasan terhadap apa yang telah ibu lakukan demi anak-anaknya, dari mulai mengandung selama 9 bulan,setelah itu melahirkan dengan penuh pengorbanan hingga memepertaruhkan nyawanya oleh karena itu wanitalah yang berperan besar dalam melindungi keturunannya mulai dari setelah melahirkan yaitu dalam menyusui, membimbing, menyayangi dan merawat serta mendidik hingga besar.Maka mengapa wanita itu bisa dikatakan istimewa, spesial dan hebat karena atas pengorbanan seorang ibu (wanita) yang sangatlah besar dan mulia.Jadi hormati dan jagalah baik-baik seorang wanita. Nah itulah sedikit ulasan mengenai keistimewaan seorang wanita. Dan masih banyak lagi keistimewaan-keistimewaan lainnya. Begitu mulianya wanita dalam pandangan Islam. Dan begitu luar biasanya Allah memberikan kedudukan yang mulia bagi seorang wanita. Semoga bermanfaat untuk kita semua. 
Terimakasih..

Link Filsafat Pendidikan 7D
 

Mengatur Pola Pikir

Haii kembali lagi di blog saya, pada kesempatan kali ini saya akan melanjutkan review  pada materi yang saya soroti sebelumnya , yaitu...